Sudah Sampai Dimana Kita?

Selasa, 21 Mei 20130 komentar

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Tua itu pasti, dewasa adalah Pilihan

View of Tumbang Samba, Katingan, Kalimantan Tengah
#Era Orde Lama (Kelahiran)

Tanyakan pada ibu pertiwi bagaimana sakitnya melahirkan Indonesia, Pertarungan antara hidup dan mati, Penuh darah dan tangis yang mengguncang nusantara …

Alhamdulillah,ibu pertiwi tak mengalami keguguran …

#Era Orde Baru (anak-anak)

Tentu masa kanak-kanak adalah masa yang indah untuk dikenang, Asal tak macam-macam, ibu pertiwi pasti sayan, bila bandel dan nakal, Maka cubitan,tamparan,bahkan pukulan tak segan melayang …

Mungkin,ibu pertiwi tak ingin Indonesia kecil ini menjadi anak manja yang malas untuk bekerja keras …

#Era Reformasi (Dewasa)

Waktu pun terus berlalu,dan kini Indonesia telah beranjak dewasa…

Belenggu aturan di masa kanak-kanak kini tak lagi mengebiri, Kebebasan menjadi Indonesia muda begitu nikmatnya …

Namun,ternyata itu cuma sesaat, karena menjadi dewasa tak selalu menyenangkan …

”Enakan jaman pak Harto ” begitulah suara hati Indonesia muda yang kangen akan kasih sayang dari ibu pertiwi …

Namun waktu tak bisa diputar balik,hidup ini terus berjalan, masa muda adalah masa kedewasaan …

Karena tua itu pasti, dewasa adalah pilihan …

Kegalauan akan masa depan, Mungkin akibat kedurhakaan, durhaka pada ibu pertiwi karena merasa tak membutuhkannya lagi …

Anak muda yang galau memang memprihatinkan …

Entahlah apakah Indonesia muda akan menjadi bangsa yang mandiri, Atau malah mati muda dan sempat menikmati masa tua …

***

Indonesia tanah air beta,
Pusaka abadi nan jaya …

Indonesia sejak dulu kala,
Tetap dipuja-puja bangsa …

Di sana …
Tempat lahir beta,
Dibuai …
Dibesarkan bunda …

Tempat berlindung di hari tua,
Sampai akhir menutup mata …
Share this article :

Posting Komentar

Followers My Blog

 
Support : Creating Website | Fahruddin Fitriya SH | Kecoak Elektronik
Copyright © 2012. PENA FITRIYA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Vitrah Nusantara
Proudly powered by Blogger